Wlcome Tab

Thursday, 27 October 2011

Macam - Macam Diskusi

    Diskusi ada 2 macam :
  1. Diskusi forum
  2. Diskusi kelompok
1.    Diskusi Forum >> dihadiri masyarakat umum
a.    Diskusi Panel
                diskusi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang membehas topik tertentu yang menjadi perhatian umum dihadapan hal layak, hal layak diberi kesempatan atau bertanya atau memberikan pendapat. Anggotanya disebut panelis, bersifat santai, tanpa makalah, tempat duduknya diatur tiga di kanan tiga di kiri (panelis) moderator di tengah, hal layak di depan moderator.
b.  Simposium
 *pertemuan dari beberapa pembicara yang mengemukakan pidato singkat tentang topik tertentu atau beberapa aspek dari topik yang sama.
 *kumpulan pendapat tentang sesuatu yang dihimpun atau diterbitkan.
 *kumpulan konsep yang dianjurkan oleh beberapa orang atas permintaan suatu panitia.
c.  Lokakarya/sanggar kerja
pertemuan antar para ahli atau pakar untuk membahas masalah praktis atau yang bersangkutan dengan pelaksanaan dalam bidang keahliannya.
d.    Colokium
                kegiatan belajar (pada tataran pendidikan sarjana) yang dilakukan dalam bentuk konferensi untuk membahas proyek penelitian bertaraf lanjutan.
e.    Debat
                pertemuan yang tidak akan pernah terjadi kesepakatan.
f.   muktamar
pertemuan para wakil organisasi mengambil keputusan mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. (mencari kesepakatan bersama)
2.  Diskusi Kelompok
penyelesain masalah dengan melibatkan kelompok-kelompok kecil
  1. Seminar
    pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah dipimpin seorang ahli atau guru besar atau pakar. Dalam seminar menggunakan makalah.
  2. Sarasehan
                Bincang-bincang santai
c       santiaji
pertemuan yang diselenggarakan  untuk memberikan pengarahan singkat menjalang pelaksanaan kegiatan.
d       konferensi
pertemuan untuk berdiskusi mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.
Hal – hal yang harus diperhatikan saat menyampaikan pendapat/ etika diskusi, antara lain :
  1. Pendapat disampaikan melalui moderator
  2. Kalimat pendapat tidak boleh menyinggung perasaan
  3. Kalimat yang sopan dan tidak memojokkan pembicara
  4. Tidak boleh emosional apalagi meremehkan pembicara  

Sunday, 14 August 2011

Pengertian Kepramukaan

Kepramukaan pada hakekatnya adalah :


1. Suatu proses pendidikan dalam bentuk kegiatan yang menyenangkan bagi anak dan pemuda di bawah tanggungjawab orang dewasa;
2. Yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan sekolah dan di luar lingkungan pendidikan keluarga dan di alam terbuka;
3. Dengan menggunakan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.

Sifat Kepramukaan

Berdasarkan resolusi Konferensi Kepramukaan Sedunia tahun 1924 di Kopenhagen, Denmark, maka kepramukaan mempunyai tiga sifat atau ciri khas, yaitu :

1. Nasional , yang berarti suatu organisasi yang menyelenggarakan kepramukaan di suatu negara haruslah menyesuaikan pendidikannya itu dengan keadaan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.
2. Internasional , yang berarti bahwa organisasi kepramukaan di negara manapun di dunia ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama Pramuka dan sesama manusia, tanpa membedakan kepercayaan/agama, golongan, tingkat, suku dan bangsa.
3. Universal , yang berarti bahwa kepramukaan dapat dipergunakan di mana saja untuk mendidik anak-anak dari bangsa apa saja, yang dalam pelaksanaan pendidikannya selalu menggunakan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.

Fungsi Kepramukaan

Dengan landasan uraian di atas, maka kepramukaan mempunyai fungsi sebagai :

1. Kegiatan menarik bagi anak atau pemuda

Kegiatan menarik di sini dimaksudkan kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan. Karena itu permainan harus mempunyai tujuan dan aturan permainan, jadi bukan sekadar main-main, yang hanya bersifat hiburan saja, tanpa aturan dan tujuan, dan tidak bernilai pendidikan. Karena itu lebih tepat kita sebut saja kegiatan menarik.

2. Pengabdian bagi orang dewasa

Bagi orang dewasa kepramukaan bukan lagi permainan, tetapi suatu tugas yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian. Orang dewasa ini mempunyai kewajiban untuk secara sukarela membaktikan dirinya demi suksesnya pencapaian tujuan organisasi.

3. Alat bagi masyarakat dan organisasi

Kepramukaan merupakan alat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dan juga alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya. Jadi kegiatan kepramukaan yang diberikan sebagai latihan berkala dalam satuan pramuka itu sekedar alat saja, dan bukan tujuan pendidikannya.

Istilah Gerakan Pramuka dan Pramuka

Gerakan Pramuka adalah nama organisasi yang merupakan wadah proses pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di Indonesia. Sebelum tahun 1961 di Indonesia pernah berdiri berbagai macam organisasi kepramukaan seperti Pandu Rakyat Indonesia, Kepanduan Bangsa Indonesia, Hizbul Waton dan lain-lain. Sekarang hanya satu organisasi yang disebut Gerakan Pramuka.

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang berusia antara 7 sampai dengan 25 tahun, dan berkedudukan sebagai peserta didik, yaitu sebagai Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staff Kwartir dan Majelis Pembimbing. Disamping itu kata Pramuka juga dapat diartikan praja muda karana, yaitu rakyat muda yang suka berkarya.

Lambang Pramuka

Uraian arti kiasan lambang Gerakan Pramuka.

Satu :
Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti : penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia

Dua :
Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.

Tiga :
Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

Empat :
Nyiur bertumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus yakni yang mulia dan djudjur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

Lima :
Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan kejakinan tiap Pramuka mempunyai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

Enam :
Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Disusun Oleh : Erwin Gutawa

http://porescoutmakassar.blogspot.com/2010/01/pengertian-kepramukaan.html?zx=dbcfc6c3402563b3